Selasa, 16 April 2013

personality plus {mengenal karakter diri sendiri sebelum mengenal karakter orang lain}

Dikembangkan Oleh Gloria Cyber Ministries(c) Copyright 2000-2006.All rights reserved Sejak manusia ditakdirkan untuk lahir ke dunia kita memang sudah memilikikarakter sifat dasar yang merupakan warisan bawaan dari orang tua. Karaktersetiap individu tidaklah sama antara yang satu dengan yang lainya. Ada orangyang mempunyai karakter baik seperti: lembut, penyayang, jujur, tekun, danlain-lain. Tapi ada juga orang yang memiliki karakter yang kurang baikseperti keras kepala, pemarah, pembohong, penakut, dan sebagainya. Memang manusia memiliki karakter atau sifat dasar yang dibawanya sejaklahir. Namun banyak orang berpola pikir bahwa karena karakter itu merupakanbawaan secara kodrati sehingga karakter itu tidak bisa diubah atau diperkuatlagi. Apakah pendapat ini sepenuhnya benar? Dari kecil saya hidup di tengah-tengah keluarga yang serba berkecukupan darisegi ekonomi sehingga banyak fasilitas dan pelayanan-pelayanan yang dapatsaya nikmati. Salah satu pelayanan yang saya dapatkan adalah pelayanan olehpembantu yang ada di rumah. Dia menyediakan segala apa yang saya perlukan,memenuhi segala permintaan yang saya inginkan seperti: mengambilkan sayasegelas air keika saya haus, menyiapkan baju jika saya mau mandi, membukakanpintu ketika saya masuk ke pintu rumah. Jika ia tidak melaksanakan tugasnyadengan baik maka ia pasti akan dipecat. Oleh karena saya biasa dilayani olehpembantu tersebut maka saya tumbuh menjadi manusia yang pemalas dan suka memerintah. Saya menjadi terlena oleh pelayanan itu sehingga tidak pernahmau belajar membiasakan diri untuk bekerja. Namun berbeda halnya dengan ketika saya duduk di bangku SMP dimana saya tidak lagi di rumah tetapi tinggal di sebuah asrama putri. Di sana tidak ada lagi pembantu yang bisa selalu melayani semua kebutuhan saya. Di sana saya dituntut untuk bisa hidup mandiri. Kondisi yang sayahadapi di rumah menjadi berlawanan dengan ketika saya di asrama. Dilingkungan yang baru saya dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengansegala peraturan yang ada di sana, jika tidak saya akan ditolak olehlingkungan dan dikeluarkan dari asrama. Pada mulanya sulit bagi saya untukmembiasakan diri hidup tanpa pelayanan. Tapi seiring dengan berjalannyawaktu, akhirnya saya menjadi terbiasa dengan pola kehidupan tanpa pelayanan.Dan karena itu sekarang saya menjadi pribadi yang berkarakter mandiri danrajin. Mengapa karakter saya bisa berubah? Pada awalnya segala sesuatu yang saya kerjakan adalah karena keterpaksaan.Saya terpaksa memutuskan untuk merubah pola hidup saya yang sukamenggantungkan diri pada orang lain menjadi orang yang mandiri agar tidakditolak oleh lingkungan dan bisa menyelesaikan sekolah tingkat SMP denganbaik demi tercapainya masa depan yang cerah dengan cara membiasakan diriuntuk melakukan segala sesuatunya sendiri. Karakter adalah merupakan hasil dari cara kita berpikir dan berperilaku.Karakterter dimulai dari pola pikir yang kemudian diwujudkan dalam tindakan,yang bila dilakukan secara terus-menerus akan menjadi suatu kebiasaan. Karakter yang baik tidak timbul dengan sendirinya. Untuk dapatmempertahankan dan mengembangkan karakter, yang harus kita lakukan adalahmembentuk pola pikir, tingkah laku, dan kebiasaan pribadi kita. Dan untukdapat melakukan pembentukan pribadi agar berkarakter baik, kita harus berani menentukan pilihan untuk mau berubah dimana pilihan itu benar-benar berasaldari dalam diri kita. Dan perlu diingat bahwa proses pembentukan ini berlangsung seumur hidup. Dengan demikian karakter itu berakar dari kebiasaan. Hanya saja sekarang yang perlu ditanyakan pada diri setiap individu bukanlah bisaatau tidak bisa tetapi mau atau tidak Anda untuk merubah, mempertahankan,mengembangkan karakter yang ada pada diri anda saat ini? posted by Personality Plus @ 6:43 PM 3 comments Tuesday, August 03, 2004 Berbagai Karakter Manusia dari Cara Ngupilnya Orang yang taat beragama Berdoa dulu sebelum ngupil. Orang yang tidak berpendidikan Menggunakan jari orang lain untuk ngupil. Orang yang suka ganti suasana Selalu menggunakan jari yang berbeda tiap kali ngupil Orang yang menganggap waktu adalah uang. Kalo ngupil, 2 lobang sekaligus (Sekali mendayung, 2 pulau terlampaui) Orang yang perfeksionis Kalo mau ngupil, ia mencuci tangannya sampai bersih. Setelah ngupil, tangannya dicuci lagi, dan hidungnya dikompres dengan alkohol untuk mencegah terjadinya infeksi karena saat ngupil, bisa saja jari tangan melukai hidung. Orang yang berlibido tinggi Saat ngupil, jarinya di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan di masukkan dan dikeluarkan dan dimasukkan dan dikeluarkan sampai keluar lendir. Orang yang tidak berpendidikan tapi punya sopan santun Menggunakan jari orang lain untuk ngupil, dan mengucapkan terima kasih setelah selesai. Orang yang inovatif Menggunakan jari kaki untuk ngupil Orang berjiwa samurai Saat ngupil, jari dimasukkan ke hidung, ditarik ke atas, diturunkan kebawah, tarik ke kiri kemudian tarik ke kanan. Orang yang suka petualangan Selalu mencoba untuk meraih celah yang tak pernah diraih tiap kali ngupil Orang yang mempunyai time-management yang tinggi. Ada jadwal tuk ngupil per minggu, dan selang waktu untuk ngupil tiap kali ngupil. Orang yang bagaikan punguk merindukan bulan Mencoba untuk melompat lompat, dan mengharapkan upilnya akan turun dengan sendirinya. Orang yang punya kecenderungan "Psychopath" Hanya akan berhenti ngupil setelah hidungnya berdarah. Orang yang nggak tahan digelitik Sambil ngupil, sambil tertawa. Orang yang mengikuti perkembangan teknologi Ngupil dengan memakai antenna handphone. Orang yang nggak mau menghabiskan waktu untuk melakukan hal sia sia Membuka lebar hidungnya dan menyuruh orang lain untuk mengintip apakah ada upil di dalam, karena nggak mau sia sia masukin jari ke hidung tapi ternyata nggak ada upil. Orang yang berjiwa oriental Menggunakan sumpit untuk ngupil. Orang yang pilih kasih Hanya ngupil lobang hidung sebelah kiri, sedangkan yang kanan dibiarkan begitu saja. Orang yang adil, arif dan bijaksana Kalo upil dari lobang hidung sebelah kiri lebih banyak dibanding upil dari hidung sebelah kanan, maka dia akan masukkan sedikit upil dari lobang hidung sebelah kiri kedalam lobang hidung sebelah kanan, baru mulai ngupil lagi. Orang yang plin plan, alias baru makan buah simalakama Ngupil salah, nggak ngupil salah, ngupil salah, nggak ngupil salah, ya udah... ngupil aja deh! Orang yang latah Saat kuku tangan tanpa sengaja melukai hidung, maka dia akan berteriak "EH MAMA KU UPIL EH UPIL KU MAMA" Orang yang pelupa Saat jari tangan sudah di dalam hidung, sesaat dia lupa apa yang ingin dia lakukan dengan memasukkan jari ke hidung. Orang yang ceroboh Orang yang setelah selesai ngupil lobang hidung sebelah kiri, kemudian lupa untuk ngupil lobang hidung sebelah kanan. Orang yang punya kecenderungan "Copy Cat" Setelah ngupil, dia akan berkata; "Ngupil? Siapa takut..."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar